Rabu, 04 Juni 2014

brimob sultra Batalyon Gegana





KESIAPAN DETASEMEN GEGANA SAT BRIMOBDA SULTRA
DALAM RANGKA MENGHADAPI PENGAMANAN PILPRES 2014

                Sudah merupakan suatu hal yang dipahami secara umum bahwa pesta demokrasi di negara kita adalah suatu kegiatan yang melibatkan perkuatan satuan-satuan pengamanan yang banyak,  dimana sistem penggunaan azas pemilihan langsung membuat keterlibatan seluruh lapisan masyarakat sampai kepelosok-pelosok daerah yang terpencil sekalipun.

                Menyikapi tantangan tugas dalam pengamanan Pemilu tersebut, maka seluruh jajaran Polri dituntut untuk dapat mengawal dan mengamankan setiap tahapan dengan sebaik-baiknya, serta berupaya mewujudkan terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif agar dapat memberikan rasa aman kepada para penyelenggara dan peserta Pemilu tahun 2014 serta menjamin masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya sesuai dengan hati nuraninya.

                Detasemen Gegana Sat Brimobda Sultra sebagai bagian dari integral Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai salah satu unsur pelaksana utama pada tingkat Polda yang berada dibawah  naungan Satuan Brimob Polda Sultra berperan untuk membantu, melengkapi, melindungi, memperkuat dan menggantikan tugas satuan kewilayahan apabila situasi atau sasaran tugas sudah mengarah pada kejahatan yang berkadar tinggi.

                Sehubungan dengan hal tersebut diatas, Kasat Brimob Polda Sultra Kombes Pol Drs. Uden Kusuma Wijaya, SH , memerintahkan Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sultra dibawah Pimpinan AKBP Yudith S Hananta, S. IK, untuk melaksanakan latihan-latihan guna mendukung kegiatan Pilpres mendatang yang diwujudkan dengan Latihan peningkatan kemampuan Jibom, Pam VVIP dan Kemampuan Anti Anarkis.

                Latihan-latihan tersebut dilaksanakan selama 6(enam) hari dengan mengutamakan latihan-latihan formasi dan aplikasi sesuai kebutuhan berdasarkan ancaman yang mungkin terjadi pada saat Pilpres berlangsung. Latihan-latihan tersebut diikuti oleh seluruh personil Detasemen Gegana Sat Brimobda Sultra yang berjumlah 83 orang, namun secara spesifik latihan-latihan tersebut dilatihkan oleh masing-masing subden, yaitu :

a.              Latihan Jibom dikendalikan oleh Kasubden Jibom AKP Yudha Wicaksono, SE
b.             Latihan Pam VVIP dikendalikan oleh Kasubden Wanteror AKP Bagin Efrata Barus, S. Pd
c.              Latihan Anti Anarkis dikendalikan oleh Kanit II Anti Anarkis Ipda Zaenal abidin, SH

Latihan-latihan tersebut kemudian digabungkan dalam suatu skenario latihan dan dilaksanakan dibawah pengawasan langsung Kaden Gegana dibantu oleh Pasi Ops Den Gegana Iptu M. Faried EF, S. HI, dan Pasi Min Den Gegana Ipda Sainal Alimin, SE disesuaikan dengan Perkap 19 tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Latihan Polri.

Pada kesempatan tersebut Kepala Detasemen Gegana Sat Brimobda Sultra menekankan agar latihan yang dilaksanakan semaksimal mungkin dengan menggunakan segala sumber daya yang ada mengingat bahwa kegiatan Pilpres adalah merupakan salah satu event terbesar yang dilaksanakan dinegara kita yang tanggung jawab pengamanannya dibebankan secara umum kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar